SMPN 3 Balaraja | Members area : Register | Sign in
SELAMAT DATANG DI BLOG SMPN 3 BALARAJA, Bermutu, Mandiri, berdedikasi tinggi, dilandasi iman dan taqwa, Alamat : Jalan Sentul Jaya Km. 3. Kec. Balaraja Kab. Tangerang Prov. Banten

SAHABAT

Gerakan Kebersihan Masal se-Kabupaten Tangerang SMPN 3 Balaraja



Logo SMPN 3 Balaraja

Kamis, 15 Februari 2018

Ujian Sekolah (US) SMPN 3 Balaraja

Sabtu, 23 April 2016

Selamat menempuh ujian sekolah (US) 2016. peserta didik SMPN 3 Balaraja hari Senin 25 April 2016 akan melaksanakan Ujian Sekolah (US) selama 5 hari. persiapan sekolah sudah untuk menhadapi ujian telah disiapan jauh hari, baik adminstrasi maupun kesiapan ruangan untuk ujian.
"Hal ini sudah kami siapkan semenjak diadakannya try out sekolah", kata kurikulum.
ujian sekolah merupakan prosedur yang harus dilewati sebelum menghadapi ujian nasional, merupakan bagian penilaian yang harus dilalui oleh peserta didik.

PKS Kurikulum Agus Mulyadi : Hari Kartini, Semoga Emansipasi Wanita Makin Paten

Kamis, 21 April 2016

Liputan SMPN3 Balaraja-Tangerang - Hari Kartini jatuh pada hari ini. Pembantu Kepala Sekolah (Bagian Kurikulum) Agus Mulyadi, M.Pd turut mengucapkan selamat Hari Kartini pada seluruh wanita di Indonesia

"Saya ucapkan selamat Hari Kartini," kata Agus Mulyadi, di Balaraja, Kamis (21/4/2016).

"Semoga emansipasi wanita makin paten. Tapi jangan kuasai laki-laki juga ya,"
 
Kartini dikenal sebagai pejuang emansipasi wanita. Semangat belajarnya tinggi dan perhatiannya kepada dunia pendidikan, khususnya kaum perempuan, tidak diragukan lagi.

Perempuan yang lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 itu berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, Bupati Jepara di Jawa Tengah.

Berasal dari kalangan bangsawan, Kartini diperbolehkan sekolah di Europese Lagere School. Di sekolah tersebut, dia belajar bahasa Belanda. Namun pendidikannya terpaksa terhenti ketika menginjak usia 12 tahun.
Dia doyan membaca sejak kecil. Ia rutin menyimak koran Semarang, De Locomotief. Ia juga menerima paket majalah yang diedarkan toko buku kepada para pelanggan. Di antaranya majalah wanita Belanda, De Hollandsche Lelie. Ketika dipingit selama empat tahun, sebagian besar waktunya habis untuk membaca.

Menurut Sitisoemandari Soeroto dalam Kartini: Sebuah Biografi, benak perempuan ningrat itu sesak dengan rasa penasaran. Ia sangat ingin tahu tentang situasi pergerakan perempuan di Eropa

Peringatan Hari Kartini 2016

Hari ini kita memperingati sebuah momen penting yang menjadi sebuah sejarah kebangkitan Kaum para Perempuan. Tanggal 21 April adalah Peringatan hari kartini yang setiap tahun selalu di peringati dengan berbagai acara dan kegiatan. Sebelum kita memperingati Hari Kartini 2015 alangkah lebih baiknya kita kembali mengkaji tentang sejarah hari kartini.
sejarah singkat hari kartini :
Hari Kartini 2015

“Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawanJawa, putri Raden Mas Sosroningrat, bupati Jepara. Beliau putri R.M. Sosroningrat dariistri pertama, tetapi bukan istri utama. Kala itu poligami adalah suatu hal yang biasa.Kartini lahir dari keluarga ningrat Jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanyaadalah seorang wedana di Mayong.
Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai HajiSiti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara.Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikahlagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikankedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalahanak perempuan tertua. Beliau adalah keturunan keluarga yang cerdas.
Kakeknya,Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini,Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa.Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese LagereSchool). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun,ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit. Karena Kartini bisa berbahasaBelanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-temankorespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya.
Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik padakemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yangrendah. Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuhPieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan).
Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di DeHollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu

Setelah Membaca Singkat Sejarah Hari Kartini 2016 di atas kita juga harus mengetahui makna hari kartini. Berikut Makna Hari Kartini 2015 :
Setiap Tanggal 21 April kita sebagai warga negara Indonesia khususnya perempuan merayakan HariKartini,dari tahun ke tahun sejauh yang kita ingat setiap hari Kartini disekolah diwajibkan memakaipakaian adat daerah dari berbagai pelosok tanah air atau kegiatan‐kegiatan yang berkaitan dengankewanitaan.Padahal justru dalam sejarahnya Ibu Kartini malah berusaha mendobrak dominasi kaum pria dimana kaum perempuan bisa sekolah setinggi‐tingginya, dan mendapatkan hak yang sama dengan kaum pria.
Tapi Ironisnya justru setelah sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini masih banyak yang jauh dariharapan,ada yang mandiri seolah‐olah bisa hidup tanpa kaum pria,atau kaum perempuan menjadi budak di negeri orang dan menjadi bahan pelecehan atau diperjual belikan.Yang seharusnya adalah kesetaraan,saling menghormati, saling mendukung,dan saling menjaga kebebasan secara manusiawi.
Di dalam keluarga, di dalam pekerjaan, di dalam masyarakat, masih banyak kita lihat ketidak adilan yang diterima oleh kaum perempuan.Tapi apakah sebagai perempuan harus diam diperlakukan seperti itu…Nasib kita sebagai kaum perempuan ada ditangan kita sendiri,jadi perlihatkan kalau kaum perempuan itu tidak lemah dan mempunyai kekuatan untuk melebihi kaum pria tapi tidak lepas dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan ,dan masyarakat sebagai kodratnya kaum perempuan.
Semoga makna Kartini ditahun ini dan juga tahun‐tahun mendatang bukan sekedar memperingati dengan kegiatan‐kegiatan tapi muncul Kartini‐Kartini baru yang melegenda seperti Ibu Kartini.Sebuah Bangsa akan maju tergantung pada kualitas perempuan.Dan dibalik suksesnya sebuah keluarga biasanya ada seorang perempuan yang kuat,dan tabah memikul beban sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang karyawati, dan seorang anggota masyarakat yang baik dan berkpribadian.
Semoga Informasi tentang Hari kartini 2015 Di atas bisa bermanfaat Untuk semua, dan kita juga bisa memberikan Pertanyaan kepada para siswa hari kartini tanggal berapa? Untuk mengetahui seberapa jauh mereka mengenali Sosok pejuang Kaum Perempuan dengan Bukunya yang sangat Terkenal dengan Judul “Habislah Gelap Terbitlah Terang“.

ALBUM

Photo Bareng penerima piala

Siswa-siswi penerima piala Lomba Kegiatan se Kecamatan Balaraja

Penyerahan Piala

Suasana Pelepasan Siswa/i SMPN 3 Balaraja

Ruangan SMPN 3 Balaraja

Tim Paduan Suara SMPN 3 Balaraja

Pelepasan siswa-siswi smpn 3 balaraja

Suasana perpisahan 2011

Penyerahan kalungan

Kepsek meyerahkan piagam perpisahan